Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf
I. PENGANTAR
Kalau selama ini kehidupan rumah tangga dinamakan dengan sebuah bahtera itu mungkin ada benarnya, karena dalam sebuah keluarga tidak akan ada yang selamat dari adanya riak-riak kecil gelombang lautan yang dihembuskan angin sepoi-sepoi sampai adanya sebuah badai yang dasyat. Bersatunya dua insan yang punya karakteristik, latar belakang, pendidikan, mental dan lainya yang mungkin serba berbeda akan banyak menimbulkan banyak gesekan. Dari sinilah maka sebuah pertengkaran kecil, perseteruan unik dalam keluarga sudah dianggap sebagai bumbu pelengkap kelezatan hidup dalam kebersamaan.
Namun, kalau hal itu tidak diatasi dan disikapi dengan bagus dan arif, maka yang namanya pertengkaran kecil itu akan menjadi sebuah bumerang yang terkadang bisa mengkandaskan bahtera itu sebelum sampai pada cita-cita impian bersama.
Sangat miris hati ini saat mendengar bahwa para ibu-ibu banyak yang memakan daging suami mereka sendiri. Banyak suasana ngobrol yang seharusnya bisa diisi dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, malah menjadi lainnya. Terdorong untuk menasehati sesama muslim karena memang agama ini adalah nasehat, maka hati inipun tergerak untuk menggugah dan tangan inipun mulailah menorehkan untaian kata-kata ini.
Pada awalnya saya agak bingung dari siapa saya harus memulai, apakah dari suami ataukah istri, karena saya yakin masalah ini tidak bisa dibebankan pada salah satu saja, namun karena saya adalah laki-laki yang juga suami, maka lebih baiknya kalau saya mulai dari jenisku sendiri para kaum suami.
Bacalah, resapilah lalu renungkanlah mudah-mudahan ini bisa menjadi setitik obat bagi sebuah luka dan semoga rumah tangga menjadi penuh dengan berkah baik saat senang maupun susah, baik saat lapang maupun sempit.
Continue Reading »
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
19 September 2009 by ArZa
ditulis oleh : Abu Abdurrahman Raihan
Hari ini, saat kutulis cerita ini, tak terasa bulan sabit itu telah menghilang mengiringi usainya bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan berkah ini. Aku baru sadar, seolah baru terbangun dari tidurku, ternyata Ramadhan telah berlalu begitu saja tanpa kusadari.
Mungkin malam ini adalah malam terakhir Ramadhan tahun ini, tapi aku belum tahu. Akankah aku bisa bertemu dengan Ramadhan lagi tahun depan. Karena setiap jiwa yang memiliki nyawa pasti tidak aman dari intaian kematian. Semoga Allah masih panjangkan umurku hingga bertemu dengan Ramadhan tahun depan. Continue Reading »
Posted in Khasanah Islam, Tazkiyatun nafs | Tagged lomba blog dijaminmurah.com | 3 Comments »
demam, bagi sebagian kalangan masih dianggap sebagai momok yang mengancam. padahal tidak mesti demikian. justru demam membantu tubuh menciptakan lingkungan yang kondusif untuk melawan virus yang masuk. namun perlu diwaspadai juga agar demam tidak menimbulkan komplikasi sehingga membahayakan bagi tubuh.. tak kenal maka tak sayang.. mari berkenalan dengan si ‘demam’ ini agar kita dapat mengambil tindakan tepat tanpa panik saat si’ demam menyapa kita atau keluarga kita.. Continue Reading »
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu…
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Amiin.
Naah untuk mewujudkan CinTa yang LILLAH dan FILLAH mari belajar bersama….
Silahkan download nasihat-nasihat berikut_semoga bermanfaat Continue Reading »
Posted in Khasanah Islam, istri | 2 Comments »
Sore itu, ber-back ground mendung yang menggelayut menyelimut lazuardi, sahabatku deras mengurai air matanya, rupanya kegundahan bercampur sedih tlah begitu membuncah menyesakkan dadanya, sejak kemarin sejak dia sahabatku menerima telepon dari seorang yang mengatakan bahwa dia mendapat tawaran bergabung dengan sebuah LPM untuk sebuah proyek kemasyarakatan. -kerja lapangan dengan gaji cukup menjanjikan namun tentu mengancam sisi ke ‘akhwatan’ seorang ahwat- Bisa dibayangkan, kerja lapangan di desa pelosok bersama tim yang terdiri dari 3 orang kesemuanya laki2 kecuali sahabatku ini? sungguh kecil kemungkinan selamat dari hal-hal yang tidak syar’i.
Apa gerangan yang membuatnya gundah tak tertanggungkan?
Continue Reading »
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
Sahabat semua, afwan lama tidak ada postingan baru di Raihan’s Blog. Seiring bertambah usia Raihan, bertambah pula berbagai polah tingkah dan keinginannya. Saat genap 10 bulan usia Raihan, dia memasuki fase belajar jalan, jadi inget dulu beberapa teman juga tetangga sering menyampaikan ” ntar kalo anak mulai belajar jalan -titah-rambatah-melangkah satu2- paling heboh lho.. jadi makin ga bisa di sambi, pengennya ngajak jalaan terus,,”
Naah sekarang Za lagi ngalamin fase Raihan belajar jalan, seneeng banget saat melihat dia berusaha berdiri melangkahkan kaki dan berhasil, namun susahnya juga ada.. jadi sulit ditinggal sendirian, atau bener2 ga tega meninggalkan dia sendiri, berbagai kekhawatiran muncul, takut jatuh lah, narik barang2 di atas, terbentur, dsb, dll Alhasil seharian habis waktu tuk mengawasi dia belajar jalan, juga menata kembali berbagai perabot yang dibuatnya sebagai bahan eksplorasi ^_^ aktivitas pekerjaan rumah mau tidak mau harus dikebut saat dia tidur siang -yang biasanya cuma sebentar- atau saat dia diajak main abinya atau dilembur malam2.
Kalau difikir-fikir lelah juga pola aktivitas seperti ini -ini baru sedikit fase dari perjalanan sang buah hati- namun subhanalloh.. Continue Reading »
Posted in Uncategorized | 7 Comments »
Ingat suatu pagi waktu itu, ketika gugup campur cemas plus sedih spontan ambil HP “Aa’ cepet pulang ya, Raihan tambah panas, lemes, diarenya tambah sering, rewel terus Za bingung bla… bla…bla…” Padahal belum lama zauj pergi meninggalkan rumah. Itulah sebuah gambaran kecemasan ummi muda saat anaknya sakit, seakan peristiwa seperti ini adalah kesulitan besar yang sulit dicari jalan keluarnya. Dari sini nampaknya Za perlu banyak belajar, meneladani bagaimana ketegaran para shohabiyah ketika dihadapkan pada musibah dan kesulitan -yang tentu jauh lebih berat dari pada yang kita alami saat ini, karena memang Alloh memberi ujian pada hambanya sesuai kadar keimanannya- Ingatlah tatkala Hajar radhiyallohu ‘anha begitu tegar ditinggal sendirian bersama bayinya Ismail ditengah gurun tandus dengan bekal yang sangat minim. Ingatlah tatkala Asiyah radhiyallohu ‘anha istri fir’aun disiksa karena mempertahankan keimanannya. Belajarlah dari Khodijah radhiyallohu ‘anhayang begitu sabar memberi dukungan untuk Rosulullh sholallohu ‘alihi wassalam dalam kesempitan hidup di boikot kaum Quraisy.. dan masih banyak lagi
Subhanalloh sungguh cobaan yang kita alami tak ada bandingannya dengan apa yang mereka alami.
Naah diposting kali ini, karena berkaitan dengan anak sakit, Za ingin mengangkat kisah ummu Sulaim radhiyallohu ‘anha. Za salut sekali dengan ketegarannya, saat putra kesayangannya sakit kemudian meninggal begitu tabahnya ummu sulaim radhiyallohu ‘anha, mampu meredam gejolak perasaannya hingga saat suaminya datang ummu sulaim radhiyallohu ‘anha dapat bersikap teramat manis seakan tak terjadi apa apa, hingga suaminya- abu tholhah-menyangka semua baik-baik saja.. Subhanalloh..
Mari kita selami bersama ketegaran ummu sulaim radhiyallohu ‘anha.
Continue Reading »
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
Sedikit penjelasan dr. Bahdar T. Johan, Sp.PD.,
dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, Banten

Istilah awam seringkali berbeda dengan istilah medis. Meskipun demikian, masih bisa ditelusuri apa penyakitnya.
Banyak istilah penyakit yang beredar di masyarakat yang tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Seperti angin duduk, masuk angin, darah kotor, atau darah manis. Menurut dr. Bahdar T. Johan, Sp.PD., dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, Banten, meskipun banyak istilah awam yang tidak ditemukan dalam dunia kedokteran, tapi pihak medis bisa menelusuri apa yang dimaksud. Biasanya lewat gejala-gejala yang dikeluhkan pasien.
Continue Reading »
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
Pagi yang indah… Na’am, jika hari kamis sudah menjelang, seneeng rasa ni hati, why? karena hari kamis-jum’at-sabtu-ahad zauj punya banyak waktu longgar, itu artinya… ta raaa FaMiLy TiMe’s ^_^ Biasanya kita akan khususkan hari2 ini tuk JJS alias jalan-jalan santai keluar -hari2 ni juga waktu ta’lim bareng keluar- ni juga dalam rangka edukasi buat si kecil Raihan agar mengenal berbagai lingkungan baru.
Begitulah pagi ini.. sasaran kita ke pasar sayur MeTeSeh, pengen ngenalin raihan macem macem sayur juga biar bisa liat yang seger-seger ^_^
Naah apa hubungannya dengan judul posting ya !??
Begini ceritanya, Continue Reading »
Posted in Khasanah Islam, Raihan story | Leave a Comment »
Hordeolum atau timbilen atau bintitan adalah sakit mata yang sudah akrab dikalangan kita semua. Hordeolum ini sering pula disebut sebagai penyakit penampilan, karena memang bentuk mata jadi tak lagi indah dan tak nyaman dipandang ^_^ benjolan bahkan bengkak di sana sini (jika pas hordeolumnya tak cuma 1). Saat si Hordeolum ini datang, tentu rasanya tak karuan.. nyeri, pegel, mata pedih, pandangan kabur, paling terasa saat sujud subhanalloh nyuuut… nyuuut… mata kyak mo jatuh aja rasanya. Namun bagaimanapun, sbagai hamba Alloh kita harus senantiasa berhusnudzon terhadap sgala yang Alloh takdirkan tuk kita, bersabar, mengharap pahala atasnya -tentu disertai usaha tuk menempuh jalan menuju kesembuhan-. Dengan sakit kita dapat belajar bersyukur betapa besarnya nikmat kesehatan, salah satu perkara yang sering kita lupakan. Dengan sakit, maka akan menjadi penggugur dosa kita jika kita sabar terhadapnya.
Naah inilah salah satu ikhtiyar saat si Hordeolum menyapa.. belajar mengilmui apa dan bagaimana sih si Hordeolum ini agar kita lebih tepat mengambil langkah penanganan terhadap si hordeolum ini, atu saat sahabat kita yang lain disapa si hordeolum ini, kita dapat memberikan advis yang bermanfaat baginya.
Mari sama-sama belajar..
Continue Reading »
Posted in Pengetahuan, Penyakit | Leave a Comment »